Penerangan Jalan : LED
| |
Lampu penerangan jalan berbasis LED. Dari 30 - 150 Watt AC. Dibandingkan dengan lampu penerangan konvensional dengan beban
|
Lampu
penerangan jalan mempunyai ketinggian tiang yang berbeda-beda, mulai
dari 5m s/d 14m dengan jarak antar tiang yang bervariasi mulai dari 15m
s/d 40m tergantung ketinggian tiang, jenis lampu dan daya listriknya
yang sebanding dengan kekuatan cahayanya.
Warna
cahaya yang dipilih biasanya yang tergolong 'warm light' bukan 'cool
light'. Cool light atau identik dengan warna putih sepintas jauh lebih
terang, tetapi untuk cuaca buruk seperti asap, kabut, hujan gerimis
maupun hujan deras warna 'cool light' sangat tidk dianjurkan.Sedangkan
'warm light' yang identik dengan warna kuning dipilih karena masalah
safety. Dalam kondisi cuaca buruk maka warna kuning masih dapat tembus
sampai ke retina mata kita.
Terang tidaknya suatu
penerangan biasanya diukur dalam satuan lumen yang merupakan satuan
luminasi flux. Sedangkan bila perangkat penerangannya sudah terpasang
maka kekuatan cahaya ( illuminasi rata-rata ) yang sampai ke obyek
biasanya diukur dalam satuan lux atau lumen/m2. Ukuran Penerangan Jalan
Umum ( PJU ) biasanya diukur dalam lux per berapa meter ketinggian
sumber cahaya ke alat ukur. Contoh PJU yang mempunyai luminasi flux
sebesar 6075 lumen mempunyai illuminasi rata-rata 15 lux / 10m.
Untuk mengakomodir lampu hemat energi dengan lifetime yang lama maka dipakailah teknologi LED
untuk PJU. Daya tahannya bisa s/d 50.000 jam dengan sumber daya DC,
bandingkan dengan lampu hemat energi AC buatan merk terkenal yang
notabene cuma bisa bertahan beberapa ribu jam saja dengan pemakaian daya
yang lebih besar. Dengan lamanya interval penggantian lampu berarti
juga menghemat biaya operasional untuk ongkos jasa penggantian bola
lampunya saja.
Sumber : http://panelselsurya.com/index.php/lampu-led-led-bulb/led-lampu-penerangan-jalan-pju
Tidak ada komentar:
Posting Komentar